Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2013

Resep Yellow Lentil Soup

Kebanyakan resto halal di Belanda adalah restoran masakan Turki atau Maroko. Kalau resto Indonesia malah mostly ga halal, kalau mau cari yang halal biasanya terkonsentrasi di daerah tertentu. Caranya tau suatu resto menyajikan makanan halal atau beneran halal adalah ngecek di kulkasnya. Kalau dia menjual mi-ras (minuman keras), yah perlu diragukan lambang halal yang dipasang di kaca depan restonya.

Dari resto-resto inilah aku mengenal yang namanya Yellow Lentil Soup. Kenapa aku tambahin yellow? Karena lentil, biji-bijian (sereal) kaya protein ini mempunyai berbagai varietas warna, terutama kuning, merah dan hitam. Yang biasa aku temui di resto Turki/Maroko adalah yang warna kuning/orange. Lentil biasanya ditemui di bagian kacang-kacangan di supermarket (grains/cereals). Bentuknya seperti di foto di bawah ini. Jangan lupa klik bagian creditnya untuk membaca mengenai manfaat lentil.



Mau Sehat, Kuncinya ya Disiplin

Badan sehat siapa pula yang menolak. Apalagi kalau sampingannya adalah langsing singset. Tiap perempuan (plus lelaki) pasti banyak yang kepengen badan langsing. Makanya banyak cara diet dijalankan. Ada yang mengatur pola makan dan yang dimakan dengan berbagai cara, misal food combining, atkin's diet, OCD, low carb dsb. Pokoknya mengubah lifestyle. Juga ada yang memakai herbal dan obat-obatan.

Kalau ada yang berhasil ada yang enggak, mungkin dari cara aplikasi mereka yang kurang disiplin dan kurang olahraga. Yap, that's my opinion. Mau diet pake cara apapun kalau ga disiplin dan ga pakai olahraga, mah sami mawon. Badan melar mana mungkin turun. Gula darah yang tinggi mana bisa stabil (untuk yang sakit diabetes).

Kepikiran untuk nulis ini sebenarnya karena abis ngobrol ama sobatku sejak kecil yang sekarang jadi dokter gizi. Terus terang dia punya masalah dengan berat badan. Lhaaa... dokter gizi kok bermasalah dengan BB toh? Ternyata menurutnya, ia tidak mampu menahan nafsu untu…

Mejeng lagi di Republika Leisure

Alhamdulillaah, berhasil lagi catatan jalan-jalanku masuk di Republika Leisure. Sebenarnya sih lagi nyoba ke media lain. Tapi karena setelah sebulan ga ada kabar, ya langsung aku tarik aja lagi. Dan mencoba ke Republika. Untungnya setelah 2 minggu, datanglah kabar baik bahwa minggu depannya akan diterbitkan. Lucunya munculnya tepat keesokan harinya setelah kedatanganku di Jakarta. Artikelnya tentang Mada'in Saleh yang reportnya aku pernah muat di posting jalan2 ini. Kalau untuk porsi media, tentunya kalimat diperbaiki dan diperlengkap dong. Judul yang kukirim sebenarnya adalah MENELUSURI SISA KAUM TERAZAB DI MADA’IN SALEH. Tetapi oleh editor diganti menjadi PASIR BERBATU MADA'IN SALEH.

Oya, kalau mau melihat artikel aslinya bisa ke Republika E-Paper tanggal 22 Oktober 2013. Yang aku copas di bawah adalah tulisan yang dikirim ke redaksi. Jadi bisa dilihat hasil editannya. Selamat membaca :)

-----


MENELUSURI SISA KAUM TERAZAB DI MADA’IN SALEH (PASIR BERBATU MADA'IN SALEH - Re…

Hotel Favorit: Menikmati Hotel Mewah Harga Murah

Bensin mahal? Yah emang resiko toh tinggal di Eropa. Masih ingat banget dulu sebelum pindah Saudi isi bensin full tank 80 euro. Saat sampai Jeddah, full tank cuma sekitar 7 euro saja. Beberapa tahun setelah itu, terbiasa dengan "kemurahan" ala Saudi, pola travel kami yang sebelumnya adalah smart budget traveler, menjadi smart budget luxury traveler. Haah, budget luxury??? What an oxymoron! Tapi ternyata bisa terjadi looh menginap di hotel-hotel mewah dengan harga budget. Terus kenapa aku menyebut smart traveler? Yup, kami bukan model backpacker seperti yang pernah aku tulis di posting tentang Vienna. Bagiku menjadi traveler yang smart bukan cuma berhasil mengatur budget dan menghemat kiri-kanan tapi akhirnya menjadi penting adalah menikmati perjalanan itu sendiri. Jadinya menikmati kemewahan sesekali mah, kudu hukumnya kalau mampu hihihi... *Jangan ditiru*

Dengan keberadaan voucherhotel.com yang menawarkan hotel mewah dengan harga terjangkau tentu bermanfaat banget buat trav…

Beberes Blog

Hampir sebulan ini blog ga disentuh. Hadeeeh, gimana sih madam. Apa mungkin karena tingkat stress berkurang jadi menulis yang menjadi stress therapy juga berkurang. Haish, bilang aja malesss...

Semua ide yang ada di kepala menguap semua saat harus berhadapan dengan laptop. Distraction utama adalah maen fesbuk. Iya, bukan cuma liat, baca n nulis status or komen disana, tapi beneran maen gamenya hihihi...

Ya sudah, sekarang coba lagi ah nulis walau tanpa tekanan full stress. Biasanya sih kalo tertekan banget malah ga bisa nulis. Memang mungkin masalah utama adalah mood dan cara mengeluarkan ide. Jadi kalau yang mampir keisni punya cara untuk ngeluarin ide, silahkan looh.

Jadi sekarang ceritanya pengen ikutan ngontes. Tapi dari minggu lalu saat pertama liat di fesbuk temen, kok belum mulai nulis? Padahal ide langsung bertaburan di dalam kepala saat tau yang dikontesin apa. Tentang hotel. Demen banget kan nginep di hotel hehehe...

Tapi ya itu, sudah bermunculan nama-nama dari dalam memori…