Skip to main content

Posts

Showing posts with the label media

Polemik Popcorn Halal

Cropped from its website Saat lihat postingan di Facebook tentang  popcorn yang masih belum jelas halal/haramnya, terus terang lemes juga saiaah. Udah pernah beli yg di MY/SG soalnya buat hadiah. Memang bukan saya yang makan, tapi kan berarti saya kasih ke orang, makanan yang belum jelas kehalalannya.  Ada setidaknya dua point masalah disini sebenarnya.  Bahan apa yang bisa buat si popcorn jadi ga jelas halal/haramnya. Jagung doang gitu looh. Kenapa bisa ada perbedaan antara satu negara dgn negara lain. Misal di Dubai kok bisa dijual secara umum.  Yang no. 2 dulu deh yg lebih simple. Tiap negara kan ada policy masing-masing. Kalau di gulf countries yang anggota GCC (Saudi, UAE, Kuwait, Qatar, Oman, Bahrain) sepertinya sudah by default kalau makanan yang dijual di tempat umum itu halal. (kecuali. Setahu saya di Dubai, dimana di hotel dan beberapa supermarkt besar ada section khusus jual haram food n supplies cmiiw). 

Mejeng lagi di Republika Leisure

Alhamdulillaah, berhasil lagi catatan jalan-jalanku masuk di Republika Leisure. Sebenarnya sih lagi nyoba ke media lain. Tapi karena setelah sebulan ga ada kabar, ya langsung aku tarik aja lagi. Dan mencoba ke Republika. Untungnya setelah 2 minggu, datanglah kabar baik bahwa minggu depannya akan diterbitkan. Lucunya munculnya tepat keesokan harinya setelah kedatanganku di Jakarta. Artikelnya tentang Mada'in Saleh yang reportnya aku pernah muat di posting jalan2 ini. Kalau untuk porsi media, tentunya kalimat diperbaiki dan diperlengkap dong. Judul yang kukirim sebenarnya adalah MENELUSURI SISA KAUM TERAZAB DI MADA’IN SALEH. Tetapi oleh editor diganti menjadi PASIR BERBATU MADA'IN SALEH. Oya, kalau mau melihat artikel aslinya bisa ke Republika E-Paper tanggal 22 Oktober 2013. Yang aku copas di bawah adalah tulisan yang dikirim ke redaksi. Jadi bisa dilihat hasil editannya. Selamat membaca :) ----- MENELUSURI SISA KAUM TERAZAB DI MADA’IN SALEH (PASIR BERBATU MADA'...

Festival Bunga di Padang Pasir

Tulisan ini nih yang dimuat di Kartini no 2348, tanggal 20 Mei 2013. Di blog tentunya gambarnya bisa lebih banyak, en bisa bernarsis ria hihihi... ================== Bila mendengar tentang pameran bunga, kebanyakan orang akan mengasosiasikannya dengan negeri-negeri empat musim yang biasa menggelar pesta bunga untuk mengundang turis. Jarang orang berpikir ada festival bunga segar digelar di tengah gurun pasir yang kering. Namun, jangan salah. Ternyata Arab Saudi dengan kekuatan finansialnya, tak mau kalah pamor dengan menggelar festival bunga tahunan. Bahkan tahun 2013 ini acara tersebut sudah memasuki tahun ketujuh.   Setelah beberapa kali ketinggalan mengikuti acara ini selama 6 tahun keberadaan kami di Saudi, akhirnya kemarin berhasil juga kami menyambangi acara bertajuk Flower Festival Yanbu 2013 yang berlangsung antara tanggal 18 Februari sampai 8 Maret. Kami menempuh perjalanan mengemudi 3 jam dari Jeddah untuk sampai ke kota Yanbu. Ya, dari namanya ter...

Dari Festival Bunga Padang Pasir sampai ke Sapi Hitam

Judulnya bombastis amaat. heheh. Ga juga sih. Itu sebenarnya judul-judul tulisanku yang dimuat tahun ini. Alhamdulillaah dari 4 tulisan yang berani aku kirim, 3 sudah tembus media selama setahun ini. Pertama yang di Republika tentang Idul Adha di Madinah . Nah pas datang ke Jakarta kemarin disambut dengan dimuatnya artikel tentang Festival Bunga di Padang Pasir. Don't bother to look in my notes, karena aku emang belum upload tentang ini. Abis post ini yaaa... Artikelnya dimuat di Kartini awal Juni kemarin. Lumayan nampang tulisan. Sebenarnya aku kirim juga foto narsis, tapi kok ga dimuat sih...hihihi. Gagal narsis ceritanya.  Seperti biasa yah keduanya diworo-woro dong di Facebook lengkap dengan foto majalahnya. Tapi yang ketiga cukup dengan pasang status aja bahwa tulisanku dimuat di Gado-gado Femina tanpa kasih tau judul n tanggal terbit. Kenapa gitu? hihih malu ajaaa... Soalnya yang kenal banget aku, pasti tau sapa itu tokoh yang aku maksud. Lagian tulisan yang b...

And in between posts...these things happened

Malu juga ya, liat blog hampir sebulan ga ada isinya. Sebenernya draft udah ada buat nerusin tulisan Vienna, eeh, pas lagi asyik-asyiknya nulis tiba-tiba pengen masukin suatu foto memorabilia, which is Vienna Card. Ternyata itu kartu, pas dicari ga ada. Kebiasaan kan, pas lagi ga nyari, nongkrong dia di kamar. Seharusnya kalau lagi asyik nulis, ya terusin aja dulu. Soal foto pemanis ya belakangan aja. Anyway, in between posts akhirnya sebulan yang lalu, aku memberanikan diri untuk membuka online shop sendiri. Lah emang selama ini??? Iya ni. Selama ini, karena mikirnya bawa barang hand carry, jadi ya cuma bisa setahun sekali mudik bawa barang. Karena itu aku titipin barang jualan ke onlineshopnya sepupuku. hehehe.. Ganggu aja ga siih.  Ngegabungin fotonya cupu banget yaak Kalau untuk jam Swatch bisa lah nitip-nitip orang umroh. Tapi kalau barang IKEA en hasil hunting sale, mending bawa sendiri kan. Masak nitip? Akhirnya bismillaah aja aku buka toko. Moga-moga kiriman p...